Banana Cheese Cake

Tinggalkan komentar

Bahan :
8 btr kuning telur
4 btr putih telur
150 gr margarine
250gr gula pasir
250 gr tepung terigu
100 gr keju cheddar parut
1 sdt Baking powder
4 bh pisang ambon ukuran sedang.
1 sdm air jeruk nipis.

Cara membuat :
1. Campur terigu dan baking powder, ayak, sisihkan.
2. Haluskan pisang ambon, lalu beri air jeruk nipis, aduk, sisihkan.
3. kocok margarine dan gula hingga pucat dan mengembang, lalu masukkan kuning telur satu persatu, kocok terus hingga rata dan tercampur benar.
4. Masukkan secara bergantian, tepung terigu, pisang halus, aduk, teruskan lagi terigu, pisang, hingga habis, aduk rata.
5. Masukkan sebagian keju parut, aduk rata.
6. Kocok putih telur hingga kaku, masukkan ke dalam adonan aduk rata.
7. Tuang adonan ke dalam loyang loaf atau loyang cincin, taburi sisa keju di atasnya.
8. Oven hingga matang.

Kunci Sukses Cheese Cake

Tinggalkan komentar




sumber : file milis dapurbunda
1. AU BAIN MARIE.

Cara memanggang ini akan berhasil dengan baik jika loyang yang berisi adonan
berdinding lebih tinggi daripada loyang yang berisi air. Dan ketinggian air
tsb +/- 2 cm. Paling aman bila ke 2 loyang tsb diletakkan di rak oven yg
paling bawah. Jangan takut, karena terendam air, bagian bawah cheesecake
tidak akan gosong. Dan karena permukaan cheesecake memperoleh ruang yang
cukup longgar, permukaan cake tidak akan mengerut, kering atau pecah.

2. SUHU OVEN.

Patuhi suhu oven yang dianjurkan supaya cheesecake tidak retak atau pecah
ditengah, atau adonan ditengah terpisah & tidak melekat pada crust. Pastikan
bahwa garis air di loyang besar berada di bawah bibir loyang adonan supaya
ketika proses pemanggangan berlangsung, air tidak bergolak dan masuk ke
cheesecake.

3. MEMATIKAN OVEN.

Cheesecake disebut matang bila seluruh adonan sudah mengeras tapi bagian
tengahnya (sekitar diameter 5 cm) masih bergerak2 dan lembab. Saat itu
matikan oven, biarkan suhu menurun perlahan agar cheesecake tidak menciut ke
bawah (spt bantat). Hal tsb dapat terjadi kalo selagi panas cheesecake
dikeluarkan dan suhu diluar oven cukup dingin. Buka pintu oven 1 cm saja dan
biarkan hingga cake dingin sendiri di dalam oven. Setelah benar2 dingin,
simpan cake bersama loyangnya ke dalam kulkas.

4. MEMOTONG CHEESECAKE.

Celupkan pisau ke dalam air panas, keringkan dengan lap/tisu dan segera
gunakan untuk memotong.

5. DELIVERY.

Dalam perjalanan, pastikan cake terlindung dari matahari supaya tidak
meleleh. Lebih aman bila dalam kotak disertakan dry ice.

6. MENYIMPAN CHEESECAKE.

Dengan loyangnya masukkan dalam wadah kedap udara atau tutup permukaan
loyang dengan plastik cling wrap. Akan terasa lebih mantap bila diinapkan
semalam dalam kulkas.

7. MELEPASKAN CAKE.

Walau menggunakan loyang bongkas pasang, melepas cake ini butuh kesabaran
karena biasanya sering lengket pada dinding loyang. Akan lebih mudah dengan
menyemburkan hair dryer pada dasar dan dinding loyang sampai terasa hangat.
Pelan2 lepaskan pengaitnya. Bila belum berhasil jangan dipaksa, hair dryer
lagi sampai terlepas dengan mulus.
Bisa juga dengan melingkarkan serbet yang telah dicelupkan ke dalam air
panas, disekitar dinding loyang. Bila dinding loyang sudah lepas, dengan
spatula lebar pindahkan cheesecake ke piring saji.

SELAMAT MENCOBA yaaa..

Ada 2 jenis cheesecake :

BAKED CHEESECAKE.

Dibuat dengan proses pemanggangan dalam oven. Dengan cara panggang biasa,
jika belum terampil hasilnya permukaan cake cenderung kering dan pecah/retak
Hasil terbaik (tekstur cake lebih halus, lembut dan moist) adalah dengan
cara au bain marie (mengetim). Cara ini menggunakan loyang spring form
(bongkar pasang). Karena loyang tsb alasnya terpisah, supaya aman gunakan
aluminium foil untuk membungkus bagian bawah loyang.

CHILLED CHEESECAKE.

Hanya dicetak dan didinginkan di dalam kulkas. Cake spt ini dapat
menggunakan plastik mika sebagai dinding loyang. Dan dapat dibuat sesuai
keinginan dan desain.

ALAS DASAR cheesecake dapat menggunakan remah2 biskuit, kue kering, sponge cake
ataupun short crust (bahan dasar kulit/alas pie).

posted by Yeni S

Newer Entries