Agar Loyang Tidak Lengket

1 Komentar

sumber : file milis dapurbunda

(dari Mbak Fatmah)

Loyang kue yg sudah pernah dicuci menggunakan sabun sebaiknya selalu dialasi kertas roti, khususnya loyang bulat dan kotak. sebab soda dalam sabun bereaksi dengan alumunium, sehingga menyebabkan kue sering lengket………….caranya adalah sbb :
- oles loyang dengan mentega/margarine hingga rata
- letakkan kertas roti dibagian bawah saja, ratakan dengan tangan spy menempel benar.
- oles lagi kertas dengan mentega, lalu taburkan tepung.
loyang siap digunakan.
lapisan kertas roti ini memudahkan kue lepas dari loyang ketika matang.
Bila menggunakan loyang teflon (anti lengket), loyang cukup dioles mentega saja.
Khusus loyang Chiffon Cake, tidak diperkenankan mengoleskan apapun (mentega ato minyak), cukup dialas kertas roti saja, pada saat kue matang dan mo dilepas, gunakan pisau untuk melepas pinggirnya.

Gantinya Tepung Terigu

Tinggalkan komentar

sumber : file milis dapurbunda

Harga tepung terigu kini mahal. Tetapi jangan khawatir. Tanpa terigu,
kita
masih dapat membuat kue-kue dengan tepung racikan sendiri, seperti
pada
zaman Jepang. Dulu tepung racikan itu kita namakan tepung Asia.

A. Untuk kue keringan:
Gunakan campuran 3 macam tepung: 1 bagian tepung beras, 1 bagian
tepung gaplek, dan 1 bagian tepung kanji. Semuanya disangrai lebih
dulu. Semua resep yang menggunakan tepung terigu dapat memakai tepung
itu tanpa mengubah aturan.

B. Untuk taart, cake, bolu:
Pakai campuran 2 macam tepung: 2 bagian tepung beras, 1 bagian tepung
gaplek. Tepung beras tanpa disangrai, tepung gaplek harus disangrai.
Jika memakai tepung campuran ini, jumlah tepungnya harus ditambah 1/5
bagian (20 persen) dari jumlah tepung campuran, misalnya tepung
terigu 150 g, tepung campuran 150 g + 30 g (1/5 dari 150 g) = 180 g.

C. Pakai campuran 2 macam tepung:
1 bagian tepung beras, 1 bagian tepung kairut (arrowroot). Tepung
kairut (arrowroot) perlu disangrai dulu. Jika memakai tepung campuran
ini, jumlah tepungnya harus ditambah 1/5 bagian (20 persen) dari
jumlah tepung campuran, misalnya, tepung terigu 150 g, tepung
campuran 150 + 30 g (1/5 dari 150 g) = 180 g.

Kunci Sukses Cheese Cake

Tinggalkan komentar




sumber : file milis dapurbunda
1. AU BAIN MARIE.

Cara memanggang ini akan berhasil dengan baik jika loyang yang berisi adonan
berdinding lebih tinggi daripada loyang yang berisi air. Dan ketinggian air
tsb +/- 2 cm. Paling aman bila ke 2 loyang tsb diletakkan di rak oven yg
paling bawah. Jangan takut, karena terendam air, bagian bawah cheesecake
tidak akan gosong. Dan karena permukaan cheesecake memperoleh ruang yang
cukup longgar, permukaan cake tidak akan mengerut, kering atau pecah.

2. SUHU OVEN.

Patuhi suhu oven yang dianjurkan supaya cheesecake tidak retak atau pecah
ditengah, atau adonan ditengah terpisah & tidak melekat pada crust. Pastikan
bahwa garis air di loyang besar berada di bawah bibir loyang adonan supaya
ketika proses pemanggangan berlangsung, air tidak bergolak dan masuk ke
cheesecake.

3. MEMATIKAN OVEN.

Cheesecake disebut matang bila seluruh adonan sudah mengeras tapi bagian
tengahnya (sekitar diameter 5 cm) masih bergerak2 dan lembab. Saat itu
matikan oven, biarkan suhu menurun perlahan agar cheesecake tidak menciut ke
bawah (spt bantat). Hal tsb dapat terjadi kalo selagi panas cheesecake
dikeluarkan dan suhu diluar oven cukup dingin. Buka pintu oven 1 cm saja dan
biarkan hingga cake dingin sendiri di dalam oven. Setelah benar2 dingin,
simpan cake bersama loyangnya ke dalam kulkas.

4. MEMOTONG CHEESECAKE.

Celupkan pisau ke dalam air panas, keringkan dengan lap/tisu dan segera
gunakan untuk memotong.

5. DELIVERY.

Dalam perjalanan, pastikan cake terlindung dari matahari supaya tidak
meleleh. Lebih aman bila dalam kotak disertakan dry ice.

6. MENYIMPAN CHEESECAKE.

Dengan loyangnya masukkan dalam wadah kedap udara atau tutup permukaan
loyang dengan plastik cling wrap. Akan terasa lebih mantap bila diinapkan
semalam dalam kulkas.

7. MELEPASKAN CAKE.

Walau menggunakan loyang bongkas pasang, melepas cake ini butuh kesabaran
karena biasanya sering lengket pada dinding loyang. Akan lebih mudah dengan
menyemburkan hair dryer pada dasar dan dinding loyang sampai terasa hangat.
Pelan2 lepaskan pengaitnya. Bila belum berhasil jangan dipaksa, hair dryer
lagi sampai terlepas dengan mulus.
Bisa juga dengan melingkarkan serbet yang telah dicelupkan ke dalam air
panas, disekitar dinding loyang. Bila dinding loyang sudah lepas, dengan
spatula lebar pindahkan cheesecake ke piring saji.

SELAMAT MENCOBA yaaa..

Ada 2 jenis cheesecake :

BAKED CHEESECAKE.

Dibuat dengan proses pemanggangan dalam oven. Dengan cara panggang biasa,
jika belum terampil hasilnya permukaan cake cenderung kering dan pecah/retak
Hasil terbaik (tekstur cake lebih halus, lembut dan moist) adalah dengan
cara au bain marie (mengetim). Cara ini menggunakan loyang spring form
(bongkar pasang). Karena loyang tsb alasnya terpisah, supaya aman gunakan
aluminium foil untuk membungkus bagian bawah loyang.

CHILLED CHEESECAKE.

Hanya dicetak dan didinginkan di dalam kulkas. Cake spt ini dapat
menggunakan plastik mika sebagai dinding loyang. Dan dapat dibuat sesuai
keinginan dan desain.

ALAS DASAR cheesecake dapat menggunakan remah2 biskuit, kue kering, sponge cake
ataupun short crust (bahan dasar kulit/alas pie).

posted by Yeni S

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.